<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Wiku Suryomurti &#187; Umum</title>
	<atom:link href="http://wikusuryomurti.com/category/umum/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://wikusuryomurti.com</link>
	<description>Konsultan Ekonomi Keuangan Investasi Syariah</description>
	<lastBuildDate>Tue, 15 May 2012 14:19:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Siti Bocah Yatim Tangguh: Jualan Bakso dengan Upah Rp. 2000,- Sehari</title>
		<link>http://wikusuryomurti.com/siti-bocah-yatim-tangguh-jualan-bakso-dengan-upah-rp-2000-sehari/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=siti-bocah-yatim-tangguh-jualan-bakso-dengan-upah-rp-2000-sehari</link>
		<comments>http://wikusuryomurti.com/siti-bocah-yatim-tangguh-jualan-bakso-dengan-upah-rp-2000-sehari/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Mar 2012 15:36:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[yatim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wikusuryomurti.com/?p=306</guid>
		<description><![CDATA[sabda Nabi, ““Aku dan orang-orang yang mengasuh/menyantuni anak yatim di Surga seperti ini&#8221;, Kemudian beliau memberi isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah seraya sedikit merenggangkannya. ( HR. Bukhori ). “ Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama. Itulah orang yang menghardik anak yatim, dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.” ( . Al Maa´uun : [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>sabda Nabi, ““Aku dan orang-orang yang mengasuh/menyantuni anak yatim di Surga seperti ini&#8221;, Kemudian beliau memberi isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah seraya sedikit merenggangkannya. ( HR. Bukhori ).</p>
<p>“ Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama. Itulah orang yang menghardik anak yatim, dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.” ( . Al Maa´uun : 1-3 )</p></blockquote>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p><em>sekedar share, biar hati nggak beku.</em></p>
<p><strong>Siti</strong>, seorang bocah yatim yang ditinggal mati ayahnya sejak usia 2 tahun. Kini <strong>Siti</strong> berumur 7 tahun. Sehari-hari sepulang sekolah <strong>Siti</strong> masih harus berkeliling kampung menjajakan bakso. Karena ia masih anak-anak, tentu belum bisa mendorong rombong bakso. Jadi bakso dan kuahnya dimasukkan dalam termos nasi yang sebenarnya terlalu besar untuk anak seusianya. Termos seukuran itu berisi kuah tentu sangat berat.<a href="http://wikusuryomurti.com/wp-content/uploads/2012/03/siti-anak-yatim-banten.jpg"><img title="siti anak yatim banten" src="http://wikusuryomurti.com/wp-content/uploads/2012/03/siti-anak-yatim-banten.jpg" alt="" width="543" height="407" /></a></p>
<p>Tangan kanan menenteng termos, tangan kiri menenteng ember plastik hitam berisi mangkok-mangkok, sendok kuah, dan peralatan lain. Dengan terseok-seok menenteng beban seberat itu, Siti harus berjalan keluar masuk kampung, terkadang jalanannya menanjak naik. Kalau ada pembeli, Siti akan meracik baksonya di mangkok yang diletakkan di lantai. Maklum ia tak punya meja. Terkadang jika ada anak yang membeli baksonya, Siti ingin bisa ikut mencicipi. Tapi ia terpaksa hanya menelan ludah, menahan keinginan itu. Setelah 4 jam berkeliling, ia mendapat upah 2000 perak saja! Kalau baksonya tak habis, uaphnya hanya Rp. 1000,- saja. Lembaran seribuan lusuh berkali-kali digulung-gulungnya.<br />
Sampai di rumah, <strong>Siti</strong> tak mendapatkan siapapun. Ibunya jadi buruh mencangkul lumpur di sawah milik orang lain. Tak setiap hari ia mendapat upah uang tunai. Terkadang ia hanya dijanjikan jika kelak panenan berhasil ia akan mendapatkan bagi hasilnya. Setiap hari kaki Ibunda Siti berlumur lumpur sampai setinggi paha. Ia hanya bisa berharap kelak panenan benar-benar berhasil agar bisa mendapat bayaran.</p>
<div>
<dl id="attachment_308">
<dt><a href="http://wikusuryomurti.com/wp-content/uploads/2012/03/siti.jpg"><img title="siti" src="http://wikusuryomurti.com/wp-content/uploads/2012/03/siti.jpg" alt="" width="320" height="240" /></a></dt>
<dd>siti keliling kampung berjualan bakso</dd>
</dl>
</div>
<p>Hari itu Siti ingin bisa makan kangkung. Ia pergi ke rumah tetangganya, mengetuk pintu dan meminta ijin agar boleh mengambil kangkung. Meski sebenarnya Siti bisa saja langsung memetiknya, tapi ia selalu ingat pesan Ibunya untuk selalu minta ijin dulu pada pemiliknya. Setelah diijinkan, Siti langsung berkubang di empang untuk memetik kangkung, sebatas kebutuhannya bersama Ibunya. Petang hari Ibunya pulang. Siti menyerahkan 2000 perak yang didapatnya. Ia bangga bisa membantu Ibunya. Lalu Ibunya memasak kangkung hanya dengan garam. Berdua mereka makan di atas piring seng tua, sepiring nasi tak penuh sepiring, dimakan berdua hanya dengan kangkung dan garam. Bahkan ikan asin pun tak terbeli, kata Ibunda Siti.<br />
<strong>Bayangkan, anak sekecil itu, pulang sekolah menenteng beban berat keliling kampung, tiba di rumah tak ada makanan. Kondisi rumahnya pun hanya sepetak ruangan berdinding kayu lapuk, atapnya bocor sana-sini. Sama sekali tak layak disebut rumah. Dengan kondisi kelelahan, dia kesepian sendiri menunggu Ibunya pulang hingga petang hari.</strong></p>
<p>Sering Siti mengatakan dirinya kangen ayahnya. Ketika anak-anak lain di kampung mendapat kiriman uang dari ayah mereka <a href="http://wikusuryomurti.com/wp-content/uploads/2012/03/siti3.jpg"><img title="siti3" src="http://wikusuryomurti.com/wp-content/uploads/2012/03/siti3.jpg" alt="" width="320" height="240" /></a>yang bekerja di kota, Siti suka bertanya kapan ia dapat kiriman. Tapi kini Siti sudah paham bahwa ayahnya sudah wafat. Ia sering mengajak Ibunya ke makam ayahnya, berdoa disana. Makam ayahnya tak bernisan, tak ada uang pembeli nisan. Hanya sebatang kelapa penanda itu makam ayah Siti. Dengan rajin Siti menyapu sampah yang nyaris menutupi makam ayahnya. Disanalah Siti bersama Ibunya sering menangis sembari memanjatkan doa. <strong>Dalam doanya Siti selalu memohon agar dberi kesehatan supaya bisa tetap sekolah dan mengaji. Keinginan Siti sederhana saja : bisa beli sepatu dan tas untuk dipakai sekolah sebab miliknya sudah rusak.</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<div style="text-align: center;">
<dl id="attachment_321">
<dt><a href="http://wikusuryomurti.com/wp-content/uploads/2012/03/siti-kangkung.jpg"><img title="siti-kangkung" src="http://wikusuryomurti.com/wp-content/uploads/2012/03/siti-kangkung.jpg" alt="" width="553" height="414" /></a></dt>
<dd>siti mencari kangkung</dd>
</dl>
</div>
<p>&nbsp;</p>
<div>
<dl id="attachment_325">
<dt></dt>
<dd>
<div style="text-align: center;">
<dl id="attachment_325">
<dt><a href="http://wikusuryomurti.com/wp-content/uploads/2012/03/siti-mencari-kangkung-2.jpg"><img class="aligncenter" title="siti mencari kangkung 2" src="http://wikusuryomurti.com/wp-content/uploads/2012/03/siti-mencari-kangkung-2.jpg" alt="" width="622" height="466" /></a></dt>
<dd>Siti dan kangkung yang dipetiknya</dd>
</dl>
</div>
</dd>
</dl>
</div>
<div id="attachment_333" class="wp-caption aligncenter" style="width: 427px"><a href="http://wikusuryomurti.com/wp-content/uploads/2012/03/siti-makan-kangkung+garam.jpg"><img class=" wp-image-333" title="siti-makan-kangkung+garam" src="http://wikusuryomurti.com/wp-content/uploads/2012/03/siti-makan-kangkung+garam.jpg" alt="" width="417" height="312" /></a><p class="wp-caption-text">menikmati sayur kangkung</p></div>
<p>Alamat SITI:<br />
Kampung Cipendeuy, Desa Cibereum, Cilangkahan, Banten.<br />
CP : Pak Tono 0858 1378 813</p>
<p><em>pernah ditayangkan di trans7 dalam acara “orang pinggiran”</em></p>
<p>sumber: kaskus dan <a href="http://blog-sphere.blogspot.com/">sini</a> dan <a href="http://sosok.kompasiana.com/2012/03/07/siti-bocah-yatim-tangguh-jualan-bakso-dengan-upah-rp-2000-sehari/">sini</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>untuk SITI: sabar ya De&#8217;&#8230;Allah akan senantiasa menjaga dan melindungimu.. .. <img src='http://wikusuryomurti.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> (</p>
<blockquote><p><strong>Anak sekecil itu berkelahi dengan waktu</strong><br />
<strong> Demi satu impian yang kerap ganggu tidurmu</strong><br />
<strong> Anak sekecil itu tak sempat nikmati waktu</strong><br />
<strong> Dipaksa pecahkan karang lemah jarimu terkepal</strong></p></blockquote>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wikusuryomurti.com/siti-bocah-yatim-tangguh-jualan-bakso-dengan-upah-rp-2000-sehari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ekonomi Syariah</title>
		<link>http://wikusuryomurti.com/ekonomi-syariah/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ekonomi-syariah</link>
		<comments>http://wikusuryomurti.com/ekonomi-syariah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Feb 2012 07:41:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis islam]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi islam]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi syariah]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[syariah]]></category>
		<category><![CDATA[Wiku Suryomurti]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wikusuryomurti.com/?p=166</guid>
		<description><![CDATA[oleh Wiku Suryomurti ST. MSi Ekonomi Syariah Ekonomi masa Depan Sistem ekonomi merupakan sebuah framework yang menyusun tatanan kehidupan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. sedangkan bagi negara adalah bagaimana menyusun kebijakan untuk mengatur agar kegiatan berekonomi dalam masyarakat dapat berjalan lancar dan memenuhi kebutuhan masyarakat akan produk dan jasa serta alat tukar resmi. Ekonomi syariah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>oleh Wiku Suryomurti ST. MSi</p>
<p><strong>Ekonomi Syariah Ekonomi masa Depan</strong></p>
<p>Sistem ekonomi merupakan sebuah framework yang menyusun tatanan kehidupan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. sedangkan bagi negara adalah bagaimana menyusun kebijakan untuk mengatur agar kegiatan berekonomi dalam masyarakat dapat berjalan lancar dan memenuhi kebutuhan masyarakat akan produk dan jasa serta alat tukar resmi.</p>
<p><strong><a href="http://wikusuryomurti.com/wp-content/uploads/2012/02/supply-demand.png"><img class="alignleft size-medium wp-image-170" title="supply demand" src="http://wikusuryomurti.com/wp-content/uploads/2012/02/supply-demand-300x232.png" alt="" width="300" height="232" /></a>Ekonomi syariah</strong> atau ekonomi yang dibangun berdasar asas syariah (aturan) agama islam dalam sejarah telah dipraktekkan pada masa Rasulullah SAW yang dilanjutkan masa khulafaur rasyidin dan generasi sesudahnya. Sebelumnya nilai-nilai tersebut telah tertanam pada masa Nabi-nabi sebelumnya. Seperti bagaimana mencari nafkah dengan berbagai profesi yang ditunjukkan oleh para Nabi. Misalnya Nabi Zakaria adalah tukang kayu, Nabi Daud sebelum jadi raja adalah tukang pandai besi, Nabi Isa adalah penggembala. Demikian juga nabi Musa. Selain itu Nabi Yusuf mengajarkan tentang pertanian dan kebijakan negara mengenai pangan.<br />
Ketika memasuki imperialisme barat yang diawali ekspedisi columbus, bartolomeus diaz, magellan, cortez, hingga cornelis de houtman dari belanda, sistem ekonomi berkeadilan ditenggelamkan oleh sistem ekonomi kapitalis dan liberal. Kapitalisme yang mengutamakan kekuatan kapital dan kebebasan berkehendak, ditopang oleh <strong>teori darwin</strong> -<em> fittest of the strongest</em>, yang kuat yang menang, kemudian menjalar ke segala sendi kehidupan. Moral, keadilan, silaturahmi, maslahat umat hingga keberkahan tak dikenal dalam sistem ini.<br />
Sistem kapitalis dan liberal juga mendorong aksi imperialisme untuk menguasai sumber-sumber daya alam dari bangsa lain, ditandai dengan perang demi perang serta kejatuhan dinasti dan kerajaan.<br />
Sebagai sistem buatan manusia tentunya, sistem ini rentan karena fitrahnya bertentangan dengan kehendak Tuhan. Perlawanan datang dari sistem ekonomi Sosialis. Namun sistem ini juga rentan ketika akhirnya runtuh bersamaan dengan runtuhnya Uni Sovyet.</p>
<p>Wajah asli sistem ekonomi kapitalis menjadi lebih terbuka dengan krisis demi krisis. Rentangnya pun semakin lama semakin dekat. Beberapa penyebab krisis adalah ketamakan, ketidakadilan, ketidakjujuran, tak adanya moral dan etika dalam berekonomi.</p>
<p>Bangkitnya kembali Sistem ekonomi Islam dimulai dengan inisiatif pembahasan soal bunga bank dan riba yang mendorogn berdirinya bank syariah pertama yaitu <strong>Mit Al Ghamr</strong> di Mesir. Gairah ini kemudian menjalar ke negara-negara lainnya terutama negara yang mayoritas penduduknya adalah muslim. Indonesia, Malaysia, Iran, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Pakistan, Sudan dan seterusnya.<br />
Di tahun 2000 an, kajian ekonomi syariah pun memasuki negara-negara barat. Satu persatu negara tersebut membuka bank syariah seperti di Inggris dan Amerika. Selain bank syariah, asuransi syariah juga mulai banyak didirikan. Selanjutnya Pasar modal syariah dengan produknya yang fenomenal yaitu Sukuk yang sebelumnya dikenal dengan obligasi syariah.<br />
Tinggal menunggu waktu, ekonomi syariah akan <em>leading</em>, menjadi pemimpin dan dicari oleh masyarakat dunia.<br />
Eropa sudah membuka diri, Inggris, Luxemburg, Jerman, Perancis, Swiss, hingga Vatikan sudah menyuarakan dukungan pengembangan konsep ekonomi dan keuangan syariah di negara masing-masing. Pelan tapi pasti.</p>
<p>Sekarang ini trend terus berlanjut, beberapa bisnis mulai melirik konsep syariah karena terbukti sistem ini lebih adil, transparan dan menentramkan.<br />
Kami sendiri mendukung perubahan tersebut dengan mendirikan <strong><a href="http://www.rasyidin.com">rasyidin enterprise</a></strong>, yaitu grup usaha yang mendorong dan membantu partner kami dalam bentuk coaching dan training tentang konsep perusahaan dan bisnis syariah. Semoga sumbangsih kecil ini bermanfaat.</p>
<p>Bagaimana dengan Anda?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wikusuryomurti.com/ekonomi-syariah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ketidaksamaan dalam Islam</title>
		<link>http://wikusuryomurti.com/ketidaksamaan-dalam-islam/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ketidaksamaan-dalam-islam</link>
		<comments>http://wikusuryomurti.com/ketidaksamaan-dalam-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Feb 2012 09:05:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi islam]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi syariah]]></category>
		<category><![CDATA[syariah]]></category>
		<category><![CDATA[Wiku]]></category>
		<category><![CDATA[Wiku Suryomurti]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wikusuryomurti.com/?p=124</guid>
		<description><![CDATA[Ketidaksamaan dalam Islam Pernahkah kita merenung, mengapa ada segolongan orang yang mempunyai kelebihan rezeki yang sangat besar dibanding yang lain. Sementara yang lain walaupun sudah membanting tulang, kepala di bawah, kaki di atas, tetap hidupnya pas-pasan. Pada kenyataannya itu merupakan sunnatullah, Allah melebihkan sebagian manusia dari sebagian yang lain. Misalnya dalam hal fisik, ilmu dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3>Ketidaksamaan dalam Islam</h3>
<p style="text-align: left;">Pernahkah kita merenung, mengapa ada segolongan orang yang mempunyai kelebihan rezeki yang sangat besar dibanding yang lain. Sementara yang lain walaupun sudah membanting tulang, kepala di bawah, kaki di atas, tetap hidupnya pas-pasan.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://wikusuryomurti.com/wp-content/uploads/2012/02/ketidaksamaan.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-127" title="ketidaksamaan" src="http://wikusuryomurti.com/wp-content/uploads/2012/02/ketidaksamaan.jpg" alt="" width="461" height="346" /></a></p>
<p style="text-align: left;">Pada kenyataannya itu merupakan sunnatullah, Allah melebihkan sebagian manusia dari sebagian yang lain. Misalnya dalam hal fisik, ilmu dan juga rezeki.</p>
<p>Sebagaimana firman Allah:</p>
<blockquote><p>“Dan Dia-lah yang menjadikan kamu penguasa-penguasa di bumi dan Dia meninggikan sebagian kamu atas sebagian (yang lain) beberapa derajat, untuk mengujimu tentang apa yang diberikan Nya kepadamu. Sesungguhnya Tuhanmu cepat siksaan-Nya dan sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS Al -An’am [6]: 165)</p></blockquote>
<p>Jadi sesungguhnya kelebihan dalam urusan ilmu, harta maupun kekuasaan itu adalah merupakan ujian apakah seseorang itu akan tetap beriman dan bersyukur dengan kelebihan tersebut. Karena apabila tidak, maka siksa Allah itu demikian cepat (segera)</p>
<p>Kemudian lebih lanjut:</p>
<blockquote><p>“ Dan Allah melebihkan sebagian kamu dari sebagian yang lain dalam hal rezeki, tetapi orang-orang yang dilebihkan rezekinya itu tidak mau memberikan rezeki mereka kepada budak-budak yang mereka miliki agar mereka sama (merasakan) rezeki tersebut. Maka mengapa mereka mengingkari nikmat Allah?” (QS An Nahl [16] :71)</p></blockquote>
<p>Ketidaksamaan rezeki antar sesama manusia ini akan mempengaruhi kesempatannya dalam melakukan aktifitas ekonomi dalam kehidupannya. Peran serta mereka pun menjadi berbeda satu sama lain. Secara kolektif dan parsial, perbedaan diatas berkembang menjadi perbedaan antar kelompok manusia yang satu dengan yang lainnya.</p>
<p>Islam mengakui adanya hak milik perseorangan dan sepanjang hal itu membawa manfaat bagi orang lain. Dalam islam, penumpukan kekayaan atau pun kekuasaan yang berlebihan harus dihindarkan dan hal itu dilakukan dengan mendistribusikan aliran kekayaan tersebut kepada anggota masyarakat atau saudara-saudara kita yang belum beruntung.</p>
<p>Dalam surat Al Hasyr : 7, Allah berfirman:</p>
<blockquote><p>“ Supaya harta itu jangan hanya beredar di antara golongan kaya saja di kalangan kamu”<br />
(QS Al Hasyr [59]: 7)</p></blockquote>
<p>Pendistribusian itu dapat dilakukan dengan zakat infaq shadakah dan wakaf. Namun juga dapat dilakukan dengan melakukan investasi melalui pembukaan usaha baru yang otomatis membuka lapangan kerja sebagai lahan rezeki bagi mereka yang belum mempunyai pendapatan yang cukup. Tentu investasi yang baik, islami dan sebaiknya menggerakkan sektor riil perekonomian kita.</p>
<p>Solusi Islam</p>
<p>- Golongan Kaya<br />
Islam menginginkan agar golongan yang dilebihkan hartanya (kaya) menjadi sadar akan kewajibannya. Harta itu merupakan titipan dari Allah. Kepada mereka diperintahkan agar ikhlas menyedekahkan sebagian hartanya kepada golongan yang berkekurangan. Golongan kaya juga dilarang berlebih-lebihan, berlaku royal dan mubazir dalam membelanjakan hartanya tersebut serta berbuat batil terhadap orang lain.</p>
<p>Firman Allah secara khusus kepada golongan kaya:</p>
<blockquote><p>“syaithan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.”(QS Al Baqarah [2] : 268)</p></blockquote>
<p>Ayat tersebut memberikan jaminan kepada golongan kaya untuk tidak takut miskin. Dengan demikian mereka akan menjadi golongan yang lebih kaya secara ekonomi maupun rohani.</p>
<p>- Golongan Miskin<br />
Islam menjadikan mereka sebagai golongan orang yang tabah dan tahan menderita. Kepada mereka ditekankan agar bertindak dan rajin bekerja serta giat mengusahakan diri untuk kemajuan.<br />
Secara khusus Allah membela kaum miskin:</p>
<blockquote><p>“ Sesungguhnya Tuhan membeli dari segala orang-orang yang beriman akan harta benda mereka dan badan serta jiwa mereka, dengan (tukaran) bahwa sesungguhnya bagi mereka surga.“ (QS At Taubah[9] :111)</p></blockquote>
<p><strong>Penutup</strong></p>
<p>Semoga kita termasuk golongan yang dilindungi oleh Allah dan dapat melalui segala ujian dalam hidup ini, baik ujian dengan kelebihan maupun ujian dengan kekurangan. Menjadi golongan Ghaniyan Syakura yaitu golongan orang-orang kaya yang bersyukur<br />
dan jika masih dalam kekurangan, dapat menjadi <em><strong>Faqiran Shabira</strong></em> yaitu golongan fuqara yang sabar.</p>
<p>Insya Allah, Amiin.<br />
Wallahu a’lam bishawab</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wikusuryomurti.com/ketidaksamaan-dalam-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dialog Rasulullah saw dengan Iblis laknatullah</title>
		<link>http://wikusuryomurti.com/dialog-rasulullah-saw-dengan-iblis-laknatullah/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=dialog-rasulullah-saw-dengan-iblis-laknatullah</link>
		<comments>http://wikusuryomurti.com/dialog-rasulullah-saw-dengan-iblis-laknatullah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Feb 2012 07:51:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wikusuryomurti.com/?p=119</guid>
		<description><![CDATA[Diriwayatkan dari Muads bin Jabal ra., dari Ibnu Abbas ra yang berkisah : Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat Anshar, tiba-tiba terdengar panggilan seseorang dari luar rumah: &#8220;Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? Sebab kalian akan membutuhkanku.&#8221; Rasulullah bersabda: &#8220;Tahukah kalian siapa yang memanggil?&#8221; Kami menjawab: &#8220;Allah dan rasulNya yang lebih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://wikusuryomurti.com/wp-content/uploads/2012/02/dialog.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-122" title="dialog" src="http://wikusuryomurti.com/wp-content/uploads/2012/02/dialog.jpg" alt="" width="400" height="300" /></a></p>
<p>Diriwayatkan dari Muads bin Jabal ra., dari Ibnu Abbas ra yang berkisah : Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat Anshar, tiba-tiba terdengar panggilan seseorang dari luar rumah: &#8220;Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? Sebab kalian akan membutuhkanku.&#8221;<br />
Rasulullah bersabda: &#8220;Tahukah kalian siapa yang memanggil?&#8221;<br />
Kami menjawab: &#8220;Allah dan rasulNya yang lebih tahu&#8221;.<br />
Beliau melanjutkan, &#8220;Itu iblis, laknat Allah bersamanya&#8221;.<br />
Umar bin Khattab berkata: &#8220;izinkan aku membunuhnya wahai Rasulullah&#8221;.<br />
Nabi menahannya: &#8220;Sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih baik bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan untuk ini, pahamilah apa yang hendak ia katakan dan dengarkan dengan baik.&#8221;<br />
Ibnu Abbas RA berkata: pintu lalu dibuka, ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. Di janggutnya terdapat 7 helai rambut seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya seperti bibir sapi. iblis berkata: &#8220;Salam untukmu Muhammad. Salam untukmu para hadirin&#8221;,<br />
Rasulullah SAW lalu menjawab: &#8220;Salam hanya milik Allah SWT. Sebagai mahluk terlaknat, apa keperluanmu?&#8221;<br />
iblis menjawab: &#8220;Wahai Muhammad, aku datang ke sini bukan atas kemauanku, namun karena terpaksa&#8221;.<br />
&#8220;Siapa yang memaksamu? &#8221;<br />
&#8220;Seorang malaikat utusan Allah mendatangiku dan berkata: Allah SWT memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad sambil menundukkan diri. Beritahu Muhammad tentang caramu dalam menggoda manusia. Jawablah dengan jujur semua pertanyaannya. Demi kebesaran Allah, andai kau berdusta satu kali saja, maka Allah akan jadikan dirimu debu yang ditiup angin&#8221;.<br />
&#8220;Oleh karena itu aku sekarang mendatangimu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. jika aku berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku. Tidak ada sesuatu pun yang paling besar menimpaku daripada cacian musuh&#8221;.</p>
<p>&#8220;Berapa yang kau pinta dari Tuhanmu?&#8221;<br />
&#8220;10 macam&#8221;<br />
&#8220;Apa saja?&#8221;<br />
&#8220;Aku minta agar Allah membiarkanku berbagi dalam harta dan anak manusia, Allah mengizinkan. Allah berfirman,</p>
<blockquote><p>&#8220;Berbagilah dengan manusia dalam harta dan anak. Dan janjikanlah mereka, tidaklah janji setan kecuali tipuan.&#8221; (QS Al-Isra :64)</p></blockquote>
<p>Harta yang tidak dizakatkan, aku makan darinya.<br />
Aku juga makan dari <strong>makanan haram dan yang bercampur dengan riba</strong>. Aku juga makan dari makanan yang tidak dibacakan nama Allah.<br />
Aku minta agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan orang yang berhubungan dengan istrinya tanpa berlindung dengan Allah. Maka setan ikut bersamanya dan anak yang dilahirkan akan sangat patuh kepada syaithan.<br />
Aku minta agar bisa ikut bersama dengan orang yang menaiki kendaraan bukan untuk tujuan yang halal.<br />
Aku minta agar Allah menjadikan kamar mandi sebagai rumahku.<br />
Aku minta agar Allah menjadikan pasar sebagai masjidku.<br />
Aku minta agar Allah menjadikan syair sebagai Quranku.<br />
Aku minta agar Allah menjadikan pemabuk sebagai teman tidurku.<br />
Aku minta agar Allah memberikanku saudara, maka Ia jadikan orang yang membelanjakan hartanya untuk maksiat sebagai saudaraku.</p>
<blockquote><p>
Allah berfirman, &#8220;Orang &#8211; orang boros adalah saudara &#8211; saudara syaithan. &#8221; (QS Al-Isra : 27)</p></blockquote>
<p>Wahai Muhammad, aku minta agar Allah membuatku bisa melihat manusia sementara mereka tidak bisa melihatku. Dan aku minta agar Allah memberiku kemampuan untuk mengalir dalam aliran darah manusia.<br />
Allah menjawab, &#8220;silahkan&#8221;, aku bangga dengan hal itu hingga hari kiamat. Sebagian besar manusia bersamaku di hari kiamat. Iblis berkata: &#8220;Wahai Muhammad, aku tak bisa menyesatkan orang sedikitpun, aku hanya bisa membisikan dan menggoda.&#8221;<br />
Jika aku bisa menyesatkan, tak akan tersisa seorangpun. Sebagaimana dirimu, kamu tidak bisa memberi hidayah sedikitpun, engkau hanya rasul yang menyampaikan amanah. Jika kau bisa memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir pun di muka bumi ini. Kau hanya bisa menjadi penyebab untuk orang yang telah ditentukan sengsara.Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak di perut ibunya. Dan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya.<br />
Rasulullah SAW lalu membaca ayat:</p>
<blockquote><p>&#8220;mereka akan terus berselisih kecuali orang yang dirahmati oleh Allah SWT&#8221; (QS Hud :118 &#8211; 119). Juga membaca, &#8221; Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku&#8221; (QS Al-Ahzab: 38)</p></blockquote>
<p>iblis lalu berkata: &#8221; Wahai Rasul Allah takdir telah ditentukan dan pena takdir telah kering. Maha Suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para nabi dan rasul, pemimpin penduduk surga, dan yang telah menjadikan aku pemimpin mahluk-mahluk celaka dan pemimpin penduduk neraka. Aku si celaka yang terusir. Ini akhir yang ingin aku sampaikan kepadamu.Dan aku tak berbohong.&#8221;</p>
<p>Tahukah kau Muhammad, dusta berasal dari diriku?<br />
Akulah mahluk pertama yang berdusta.Pendusta adalah sahabatku. barangsiapa bersumpah dengan berdusta, ia kekasihku.<br />
Tahukah kau Muhammad?Aku bersumpah kepada Adam dan Hawa dengan nama Allah bahwa aku benar-benar menasihatinya. Sumpah dusta adalah kegemaranku. Ghibah (gosip) dan Namimah (adu domba) kesenanganku. Kesaksian palsu kegembiraanku. Orang yang bersumpah untuk menceraikan istrinya ia berada di pinggir dosa walau hanya sekali dan walaupun ia benar. Sebab barang siapa membiasakan dengan kata-kata cerai, isterinya menjadi haram baginya. Kemudian ia akan beranak cucu hingga hari kiamat. Jadi semua anak-anak zina dan ia masuk neraka hanya karena satu kalimat, Cerai.</p>
<p>Wahai Muhammad, umatmu ada yang suka mengulur ulur salat. Setiap ia hendak berdiri untuk salat, aku bisikan padanya waktu masih lama, kamu masih sibuk, lalu ia manundanya hingga ia melaksanakan salat di luar waktu, maka shalat itu dipukulkannya kemukanya. Jika ia berhasil mengalahkanku, aku biarkan ia salat. Namun aku bisikkan ke telinganya &#8216;lihat kiri dan kananmu&#8217;, ia pun menoleh. Pada saat itu aku usap dengan tanganku dan kucium keningnya serta aku katakan &#8216;salatmu tidak sah&#8217;. Bukankah kamu tahu Muhammad, orang yang banyak menoleh dalam salatnya akan dipukul.<br />
Jika ia salat sendirian, aku suruh dia untuk bergegas. Ia pun salat seperti ayam yang mematuk beras.<br />
Jika ia berhasil mengalahkanku dan ia salat berjamaah, aku ikat lehernya dengan tali, hingga ia mengangkat kepalanya sebelum imam, atau meletakkannya sebelum imam.Kamu tahu bahwa melakukan itu batal salatnya dan wajahnya akan diubah menjadi wajah keledai.<br />
Jika ia berhasil mengalahkanku, aku tiup hidungnya hingga ia menguap dalam salat.Jika ia tidak menutup mulutnya ketika menguap, syaithan akan masuk ke dalam dirinya, dan membuatnya menjadi bertambah serakah dan gila dunia. Dan ia pun semakin taat padaku.<br />
&#8220;Kebahagiaan apa untukmu?&#8221;,<br />
aku memerintahkan orang miskin agar meninggalkan salat. Aku katakan padanya, &#8220;kamu tidak wajib salat, salat hanya wajib untuk orang yang berkecukupan dan sehat. Orang sakit dan miskin tidak. Jika kehidupanmu telah berubah baru kau salat.&#8221;Ia pun mati dalam kekafiran. Jika ia mati sambil meninggalkan salat maka Allah akan menemuinya dalam kemurkaan.</p>
<p>Wahai Muhammad, jika aku berdusta Allah akan menjadikanku debu.<br />
Wahai Muhammad, apakah kau akan bergembira dengan umatmu padahal aku mengeluarkan seperenam mereka dari Islam?&#8221;<br />
iblis Dibantu oleh 70.000 anak &#8211; anaknya<br />
Tahukah kamu Muhammad, bahwa aku mempunyai 70.000 anak. Dan setiap anak memiliki 70.000 syaithan. Sebagian ada yang aku tugaskan untuk mengganggu ulama. Sebagian untuk menggangu anak-anak muda, sebagian untuk menganggu orang-orang tua, sebagian untuk menggangu wanta-wanita tua, sebagian anak-anakku juga aku tugaskan kepada para Zahid.</p>
<p>Aku punya anak yang suka mengencingi telinga manusia sehingga ia tidur pada salat berjamaah. Tanpanya, manusia tidak akan mengantuk pada waktu salat berjamaah.<br />
Aku punya anak yang suka menaburkan sesuatu di mata orang yang sedang mendengarkan ceramah ulama hingga mereka tertidur dan pahalanya terhapus.<br />
Aku punya anak yang senang berada di lidah manusia. Jika seseorang melakukan kebajikan lalu ia beberkan kepada manusia, maka 99% pahalanya akan terhapus.Pada setiap seorang wanita yang berjalan, anakku dan syaithan duduk di pinggul dan pahanya, lalu menghiasinya agar setiap orang memandanginya.<br />
Syaithan juga berkata, &#8220;keluarkan tanganmu&#8221;, lalu ia mengeluarkan tangannya lalu syaithan pun menghiasi kukunya. Mereka, anak-anakku selalu meyusup dan berubah dari satu kondisi ke kondisi lainnya, dari satu pintu ke pintu yang lainnya untuk menggoda manusia hingga mereka terhempas dari keikhlasan mereka. Akhirnya mereka menyembah Allah tanpa ikhlas, namun mereka tidak merasa.<br />
Tahukah kamu, Muhammad? bahwa ada rahib yang telah beribadat kepada Allah selama 70 tahun. Setiap orang sakit yang didoakan olehnya, sembuh seketika. Aku terus menggodanya hingga ia berzina, membunuh dan kufur.</p>
<p>Rasulullah SAW lalu bersabda: &#8220;Segala puji bagi Allah yang telah membahagiakan umatku dan menyengsarakanmu.&#8221;<br />
iblis segera menimpali: &#8221; tidak, tidak. Tak akan ada kebahagiaan selama aku hidup hingga hari akhir. Bagaimana kau bisa berbahagia dengan umatmu, sementara aku bisa masuk ke dalam aliran darah mereka dan mereka tak bisa melihatku.Demi yang menciptakan diriku dan memberikan ku kesempatan hingga hari akhir, aku akan menyesatkan mereka semua. Baik yang bodoh, atau yang pintar, yang bisa membaca dan tidak bisa membaca, yang durjana dan yang saleh, kecuali hamba Allah yang ikhlas.&#8221;<br />
&#8220;Siapa orang yang ikhlas menurutmu?&#8221;<br />
&#8220;Tidakkah kau tahu wahai Muhammad, bahwa barang siapa yang menyukai emas dan perak, ia bukan orang yang ikhlas. Jika kau lihat seseorang yang tidak menyukai dinar dan dirham, tidak suka pujian dan sanjungan, aku bisa pastikan bahwa ia orang yang ikhlas, maka aku meninggalkannya. Selama seorang hamba masih menyukai harta dan sanjungan dan hatinya selalu terikat dengan kesenangan dunia, ia sangat patuh padaku.&#8221;</p>
<p>Nabi lalu bertanya: &#8220;Siapa temanmu wahai iblis?&#8221;<br />
&#8220;Pemakan riba&#8221;<br />
&#8220;Siapa sahabatmu?&#8221;<br />
&#8220;Pezina&#8221;<br />
&#8220;Siapa teman tidurmu?&#8221;<br />
&#8220;Pemabuk&#8221;<br />
&#8220;Siapa tamumu?&#8221;<br />
&#8220;Pencuri&#8221;<br />
&#8220;Siapa utusanmu?&#8221;<br />
&#8220;Tukang sihir&#8221;<br />
&#8220;Apa yang membuatmu gembira?&#8221;<br />
&#8220;Bersumpah dengan cerai&#8221;<br />
&#8220;Siapa kekasihmu?&#8221;<br />
&#8220;Orang yang meninggalkan salat Jum&#8217;at&#8221;<br />
&#8220;Siapa manusia yang paling membahagiakanmu?&#8221;<br />
&#8220;Orang yang meninggalkan salatnya dengan sengaja&#8221;<br />
Amalan yang Dapat Menyakiti iblis<br />
&#8220;Apa yang kau rasakan jika melihat seseorang dari umatku yang hendak shalat?&#8221;<br />
&#8220;Aku merasa panas dingin dan gemetar.&#8221;<br />
&#8220;Kenapa?&#8221;<br />
&#8220;Sebab, setiap seorang hamba bersujud 1x kepada Allah, Allah mengangkatnya 1 derajat.&#8221;<br />
&#8220;Jika seorang umatku berpuasa?&#8221;<br />
&#8220;Tubuhku terasa terikat hingga ia berbuka.&#8221;<br />
&#8220;Jika ia berhaji?&#8221;<br />
&#8220;Aku seperti orang gila.&#8221;<br />
&#8220;Jika ia membaca Alquran?&#8221;<br />
&#8220;Aku merasa meleleh laksana timah di atas api.&#8221;<br />
&#8220;Jika ia bersedekah?&#8221;<br />
&#8220;Itu sama saja orang tersebut membelah tubuhku dengan gergaji.&#8221;<br />
&#8220;Mengapa bisa begitu?&#8221;<br />
&#8220;Sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya. yaitu keberkahan dalam hartanya, hidupnya disukai, sedekah itu kelak akan menjadi hijab antara dirinya dengan api neraka dan segala macam musibah akan terhalau dari dirinya.&#8221;<br />
&#8220;Apa yang dapat mematahkan pinggangmu?&#8221;<br />
&#8220;Suara kuda perang di jalan Allah.&#8221;<br />
&#8220;Apa yang dapat melelehkan tubuhmu?&#8221;<br />
&#8220;Taubat orang yang bertaubat.&#8221;<br />
&#8220;Apa yang dapat membakar hatimu?&#8221;<br />
&#8220;Istighfar di waktu siang dan malam.&#8221;<br />
&#8220;Apa yang dapat mencoreng wajahmu?&#8221;<br />
&#8220;Sedekah yang diam &#8211; diam.&#8221;<br />
&#8220;Apa yang dapat menusuk matamu?&#8221;<br />
&#8220;Salat fajar&#8221;<br />
&#8220;Apa yang dapat memukul kepalamu?&#8221;<br />
&#8220;Saalat berjamaah.&#8221;<br />
&#8220;Apa yang paling mengganggumu?&#8221;<br />
&#8220;Majelis para ulama.&#8221;<br />
&#8220;Bagaimana cara makanmu?&#8221;<br />
&#8220;Dengan tangan kiri dan jariku.&#8221;<br />
&#8220;Dimanakah kau menaungi anak &#8211; anakmu di musim panas?&#8221;<br />
&#8220;Di bawah kuku manusia.&#8221;<br />
orang yg dibenci iblis<br />
Rasulullah SAW lalu bertanya kepada iblis: &#8220;Kalau kau benar jujur, siapakah manusia yang paling kau benci?&#8221; iblis segera menjawab: &#8220;Kamu, kamu dan orang sepertimu adalah mahkluk Allah yang paling aku benci.&#8221;<br />
&#8220;Siapa selanjutnya?&#8221; tanya Rasulullah.&#8221;Pemuda yang bertakwa yang memberikan dirinya mengabdi kepada Allah SWT.&#8221;<br />
&#8220;Lalu siapa lagi?&#8221;<br />
&#8220;Orang Alim dan wara&#8221;<br />
&#8220;Lalu siapa lagi?&#8221;<br />
&#8220;Orang yang selalu bersuci.&#8221;<br />
&#8220;Siapa lagi?&#8221;<br />
&#8220;Seorang fakir yang sabar dan tak pernah mengeluhkan kesulitannnya kepada orang lain.&#8221;<br />
&#8220;Apa tanda kesabarannya?&#8221;<br />
&#8221; Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain selama 3 hari, Allah akan memberi pahala orang-orang yang sabar&#8221;.<br />
&#8220;Selanjutnya apa?&#8221;<br />
&#8220;Orang kaya yang bersyukur&#8221;<br />
&#8220;Apa tanda kesyukurannya?&#8221;<br />
&#8220;Ia mengambil kekayaannya dari tempatnya, dan mengeluarkannya juga dari tempatnya.&#8221;<br />
&#8220;Orang seperti apa <strong>Abu Bakar</strong> menurutmu?&#8221;<br />
&#8220;Ia tidak pernah menurutiku di masa jahiliyah, apalagi dalam Islam.&#8221;<br />
&#8220;<strong>Umar bin Khattab</strong>?&#8221;<br />
&#8220;Demi Allah setiap berjumpa dengannya aku pasti kabur.&#8221;<br />
&#8220;<strong>Usman bin Affan</strong>?&#8221;<br />
&#8220;Aku malu kepada orang yang malaikat pun malu kepadanya.&#8221;<br />
&#8220;<strong>Ali bin Abi Thalib</strong>?&#8221; &#8221; Aku berharap darinya agar kepalaku selamat, dan berharap ia melepaskanku dan aku melepaskannya. Tetapi ia tak akan mau melakukan itu.&#8221; (<em>Ali bin Abi Thalib selau berdzikir terhadap Allah SWT</em>)</p>
<p>Sumber :<br />
1. Kitab Tafsir Al-Qur`anul ’Azhim, Ibnu Katsir<br />
2. Kitab Tafsir Al-Karim Ar-Rahman<br />
3. Kitab Sajaratul Kaun oleh Muhyiddin Ibnu Arabi / Darul ‘Ilmi al-Munawar asy-Syamsiyah, Madinah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wikusuryomurti.com/dialog-rasulullah-saw-dengan-iblis-laknatullah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sesungguhnya Tuhan Tidak Tidur</title>
		<link>http://wikusuryomurti.com/sesungguhnya-tuhan-tidak-tidur/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=sesungguhnya-tuhan-tidak-tidur</link>
		<comments>http://wikusuryomurti.com/sesungguhnya-tuhan-tidak-tidur/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Feb 2012 02:27:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wikusuryomurti.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Dua orang lelaki berjalan tanpa suara di keheningan malam. Yang seorang berjalan agak di depan, bertubuh tinggi besar lagi tegap. Yang seorang lagi berjalan agak di belakang seolah-olah selalu berusaha mengejar langkah lelaki di depannya. Tubuhnya tinggi sedang. Keduanya menuju pinggiran kota dalam suasana malam yang senyap tersebut. Di sebuah tempat, keduanya berhenti sebentar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://wikusuryomurti.com/wp-content/uploads/2012/02/sd-lebak.jpg"><img class="wp-image-13 aligncenter" title="sd-lebak" src="http://wikusuryomurti.com/wp-content/uploads/2012/02/sd-lebak.jpg" alt="" width="456" height="287" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dua orang lelaki berjalan tanpa suara di keheningan malam.<br />
Yang seorang berjalan agak di depan, bertubuh tinggi besar lagi tegap.<br />
Yang seorang lagi berjalan agak di belakang seolah-olah selalu berusaha mengejar langkah lelaki di depannya. Tubuhnya tinggi sedang.</p>
<p>Keduanya menuju pinggiran kota dalam suasana malam yang senyap tersebut. Di sebuah tempat, keduanya berhenti sebentar lalu menatap sebuah gubuk reot dengan cahaya kecil seperti dari nyala tungku kecil.<br />
&#8220;Kita kesana!&#8221; kata pria bertubuh tinggi tegap tersebut. Pria yang satunya mengiyakan tanpa bersuara.</p>
<p>Di dekat gubuk reot tersebut keduanya lalu berjalan sedikit mengendap-endap seolah tak ingin diketahui kehadirannya oleh penghuni rumah. Pencurikah mereka berdua?<br />
Wallahua&#8217;alam.<br />
Dengan sedikit gerakan, keduanya berusaha mencari dengar apa yang sedang dilakukan penghuni rumah tersebut. Lamat-lamat terdengar suara seperti orang yang sedang memasak sambil mengaduk isi panci yang berada diatas tungku. Sementara di antara bunyi adukan panci tersebut, terdengar suara isak tangis 2 atau 3 anak-anak yang menggumamkan kata-kata: &#8220;lapar nek.., lapar..&#8221;<br />
Duh Gusti&#8230;..</p>
<p>Sejam, hingga mendekati dua jam, tak juga suara adukan panci tersebut berhenti. Akhirnya karena penasaran, lelaki berbadan tegap berkehendak untuk menemui penghuni rumah.<br />
&#8220;assalamu&#8217;alaikum..&#8221;, sapanya dengan suara jelas.<br />
&#8220;walaikum salam&#8230;&#8221; jawab suara dari dalam.<br />
Lelaki tegap itu kemudian masuk ke dalam gubuk reot tersebut diikuti lelaki temannya tadi.<br />
&#8220;Maafkan kami, wahai wanita tua, kebetulan kami sedang lewat sini dan memperhatikan rumah Anda masih ada nyala api tungku masak. Gerangan apakah yang kau masak sedari tadi belum matang juga hingga saat ini? Bolehkah saya mengetahuinya, dan mengapakah anak-anak ini menangis hingga suaranya parau?&#8221;<br />
&#8220;Tuan yang terhormat, silakan jika itu yang ingin Anda lakukan&#8221; jawab wanita tua tersebut.<br />
Bergegas lelaki tegap tersebut membuka tutup panci dan melongok mencoba melihat isinya. &#8220;Masya Allah.., Ibu memasak batu? Sungguh keterlaluan ibu ini&#8221;<br />
&#8220;Kami orang miskin, kami tak punya apa-apa untuk dimasak hari ini, sehingga saya berpura-pura memasak makanan padahal sebenarnya batu agar anak-anak ini lelah menunggu hingga mereka akhirnya tertidur dan melupakan lapar mereka. Mudah-mudahan besok ada rezeki dari Allah buat kami&#8230;&#8221; perempuan tersebut bertutur sambil menyeka air matanya yang mulai mengalir. &#8220;Saya nenek dari anak-anak ini, sementara kedua orang tua mereka sudah meninggal. Sayapun sudah tak kuat bekerja lagi&#8230;&#8221;</p>
<p>&#8220;Mengapa ibu tak meminta bantuan dari baitul maal kepada Umar, khalifah negeri ini?&#8221; tanya lelaki itu.<br />
&#8220;Sungguh Umar telah menyia-nyiakan amanat dari Allah kepadanya untuk menjaga umat ini. Tentu saja ia seharusnya lebih mengetahui keadaan umat yang dipimpinnya dan tak membiarkan kami kelaparan seperti ini.</p>
<p>&#8220;Baiklah, kami permisi dulu bu&#8230;&#8221; sahut lelaki itu lalu segera keluar diikuti rekannya yang sedari tadi diam saja.<br />
&#8220;Celakalah kau wahai Umar, celakalah kamu&#8221; sahut lelaki itu berulang-ulang dalam hatinya dalam perjalanan kembalinya. Meleleh air matanya. &#8220;Bagaimana kelak engkau akan menghadap Tuhanmu?&#8221;<br />
Bergegas lelaki itu itu menuju baitul maal lalu mengambil sekantung gandum, beberapa uang dinar-dirham secukupnya serta seguci minyak samin. Segera dipanggulnya karung gandum tersebut dan menyerahkan guci berisi minyak samin kepada temannya.<br />
&#8220;Wahai Amirul mukminin, tak pantas kiranya hamba hanya membawa guci ringan ini sementara tuan memanggul karung yang berat tersebut.&#8221; sahut temannya.<br />
&#8220;Tidak, wahai Aslam. Engkau tidak tahu berapa berat beban yang akan kupikul di akhirat kelak, jadi biarlah aku pikul sendiri kantung gandum ini untuk menebus dosaku.&#8221;<br />
Lelaki yang dipanggil Amirul Mukminin tersebut tak lain adalah Umar bin Khatab ra, sang khalifah sendiri, sementara temannya yang dipanggil Aslam adalah ajudan atau pembantu setianya.</p>
<p>Sesampai di gubuk wanita tua tadi, segera ia memasak makanan yang dibawanya. Sambil menunggu makanan matang, kepada 3 orang anak tersebut ia menenangkan mereka dengan mendongengkan cerita-cerita sehingga mereka terhibur. Ketika makanan telah matang, ia sendiri pula yang mengambilkannya kemudian menyuapkan kepada anak-anak tersebut.</p>
<p>***<br />
Sungguh kami rindu akan pemimpin seperti engkau, wahai Al Faruq Amirul Mukminin&#8230;<br />
pemimpin yang mau terjun langsung untuk mengamati keadaan rakyatnya tanpa harus diketahui jati dirinya.</p>
<p>di masa kini<br />
jembatan rusak dibiarkan<br />
sekolah ambruk ditelantarkan<br />
tidurkah kalian para pejabat?<br />
terlelapkah kalian para wakil rakyat?</p>
<p>untuk adik-adikku<br />
tetaplah sekolah<br />
teruslah berjuang</p>
<p>Sesungguhnya Tuhan tidak tidur..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wikusuryomurti.com/sesungguhnya-tuhan-tidak-tidur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Making Differences Every Day</title>
		<link>http://wikusuryomurti.com/making-differences-every-day/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=making-differences-every-day</link>
		<comments>http://wikusuryomurti.com/making-differences-every-day/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jan 2012 18:25:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wikusuryomurti.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[1. Establish Regularly   Set goals , Then a task list And then a time line 98% of people with a task list, actually achieve it Without a task list and a set of goals, it won&#8217;t happen For if the dream is strong enough, no reality can stand in the way. &#8220;A person without a [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>1. Establish Regularly</strong>  <img src="http://img.photobucket.com/albums/v326/rasyidin/deal.gif" alt="" width="18" height="23" /></p>
<blockquote>
<ul>
<li> Set goals , Then a task list And then a time line</li>
<li>98% of people with a task list, actually achieve it</li>
<li>Without a task list and a set of goals, it won&#8217;t happen</li>
<li>For if the dream is strong enough, no reality can stand in the way.</li>
<li>&#8220;A person without a vision is lost and a lost person cannot be a leader.&#8221; Nelson Mandela</li>
</ul>
</blockquote>
<p><strong>2. Face/Solve/Perfect your problems/fears</strong> <img src="http://img.photobucket.com/albums/v326/rasyidin/argg.gif" alt="" width="32" height="26" /></p>
<blockquote>
<ul>
<li>Fear of speaking in public</li>
<li>Overweight</li>
<li>Smoker</li>
</ul>
</blockquote>
<p><strong>3. Without Your Health, What do you Have?</strong> <img src="http://img.photobucket.com/albums/v326/rasyidin/larii.gif" alt="" width="49" height="46" /></p>
<blockquote>
<ul>
<li>Cherish your health:</li>
<li>If it is good, preserve it.</li>
<li>If it is unstable, improve it.</li>
<li>If it is beyond what you can improve, get help.</li>
</ul>
</blockquote>
<p><strong>4. Learning never ends</strong></p>
<blockquote>
<ul>
<li>I have &#8220;homework&#8221; every night</li>
<li>Constantly reading</li>
<li>Teach to Learn</li>
<li>&#8220;An idle mind is the devil&#8217;s workshop.&#8221; And the devil&#8217;s name is Alzheimer&#8217;s</li>
</ul>
</blockquote>
<p><strong>5. Follow Cool People</strong></p>
<blockquote>
<ul>
<li>Find a mentor, be a mentor</li>
<li>People love helping others, If you listen&#8230;</li>
<li>Keep only cheerful friends coz the grouches will pull you down</li>
</ul>
</blockquote>
<p><strong>6. Relationships not Technology</strong> <img src="http://img.photobucket.com/albums/v326/rasyidin/mysmile.gif" alt="" width="90" height="35" /></p>
<blockquote><p>&#8220;I believe that it is only through establishing effective relationships that we truly survive in these times. It is more about the people than the technology.&#8221;</p></blockquote>
<p><strong>7. Keep Track of Everyone</strong> <img src="http://img.photobucket.com/albums/v326/rasyidin/phone_call.gif" alt="" /></p>
<blockquote>
<ul>
<li>Get email, home address, etc.</li>
<li>Keep in touch/network regularly</li>
<li>They will &#8220;grow up&#8221; someday</li>
<li>They may give you a job&#8230;or business&#8230;or&#8230;</li>
</ul>
</blockquote>
<p><strong>8. Enjoy the simple things</strong>    <img src="http://img.photobucket.com/albums/v326/rasyidin/moped.gif" alt="" width="48" height="29" /></p>
<blockquote>
<ul>
<li>Life&#8217;s not about:<br />
1. the car you drive<br />
2. the house you live in<br />
3. It&#8217;s about people and relationships</li>
</ul>
</blockquote>
<p><strong>9. Smile and cherish often</strong> <img src="http://img.photobucket.com/albums/v326/rasyidin/clink.gif" alt="" width="23" height="22" /></p>
<blockquote>
<ul>
<li>Surround yourself with what you love, whether it&#8217;s family, pets, keepsakes, music, plants, hobbies, whatever</li>
<li>Tell the people you love that you love them, at every opportunity</li>
</ul>
</blockquote>
<p><strong>10. Stay Alive</strong></p>
<blockquote>
<ul>
<li>The only person who is with us our entire life, is ourselves</li>
<li>Be ALIVE while you are alive</li>
<li>You were born an original, don&#8217;t die as a copy</li>
</ul>
</blockquote>
<p><strong>11. Don&#8217;t let people beat you down..</strong>.<img src="http://img.photobucket.com/albums/v326/rasyidin/GANGSTER.gif" alt="" /></p>
<blockquote>
<ul>
<li>If you&#8217;re good, people will constantly try to undermine you &#8211; when you see this behavior, you&#8217;re good!</li>
<li>The military is famous for this</li>
<li>It takes an effort to be negative, don&#8217;t do it</li>
</ul>
</blockquote>
<p><strong>12. Be Creative</strong> <img src="http://img.photobucket.com/albums/v326/rasyidin/fishing.gif" alt="" /></p>
<blockquote>
<ul>
<li>Don&#8217;t think outside of the box, live there</li>
</ul>
</blockquote>
<p><strong>13. Study the Smart People&#8217;s Stories</strong></p>
<blockquote>
<ul>
<li>Read Biography</li>
</ul>
</blockquote>
<p><strong>14. Efficiency</strong></p>
<blockquote>
<ul>
<li>Touch things once</li>
</ul>
</blockquote>
<p><strong>15. Be Maximum</strong></p>
<blockquote>
<ul>
<li>Unless you spread all of your wings, you will<br />
never know how far and high you can fly</li>
</ul>
</blockquote>
<p><strong>16. Be Comfort</strong></p>
<blockquote>
<ul>
<li> When you totally understand what you&#8217;re doing&#8230;you should be VERY concerned and nervous</li>
</ul>
</blockquote>
<p><strong>17. Get to Know Everyone</strong> <img src="http://img.photobucket.com/albums/v326/rasyidin/piss2.gif" alt="" /></p>
<blockquote>
<ul>
<li>Figure out who you are, and who those around you are</li>
<li>Who will you work best with?</li>
<li>Put EVERYONE &#8220;in your house&#8221;</li>
</ul>
</blockquote>
<p><strong>18. Best Ideas</strong></p>
<blockquote>
<ul>
<li>If you&#8217;re not shy, it&#8217;s up to you to ask those who are for their input</li>
<li>Those who are quiet often have the best ideas</li>
<li>If you&#8217;re shy, you need to find someone to communicate your ideas</li>
</ul>
</blockquote>
<p><strong>19. Work when you&#8217;re young</strong></p>
<blockquote>
<ul>
<li>. &#8230;so you won&#8217;t have to later in your life</li>
</ul>
</blockquote>
<p><strong>20. Use Your Strengths</strong></p>
<blockquote>
<ul>
<li>Figure out what your strengths are</li>
<li>Make use of your strengths</li>
<li>It may NOT be what you enjoy!</li>
</ul>
</blockquote>
<p><strong>21. Listen!</strong></p>
<blockquote>
<ul>
<li> You have 2 ears and 1 mouth</li>
</ul>
</blockquote>
<p><strong>22. Past Performance</strong></p>
<blockquote>
<ul>
<li>Is often an indicator for future results</li>
<li> Get involved in everything you can</li>
<li>Give 110%</li>
</ul>
</blockquote>
<p><strong>23. Be a Leader</strong></p>
<blockquote>
<ul>
<li>Study leadership</li>
<li>Find a mentor</li>
<li>Model the mentor</li>
<li>Sit at the head of the table</li>
<li>Take charge</li>
</ul>
</blockquote>
<p><strong>24. Primary Leadership Challenge</strong></p>
<blockquote>
<ul>
<li>It&#8217;s always focus</li>
<li>Focus on what&#8217;s important</li>
</ul>
</blockquote>
<p><strong>25. Communication is Key!</strong><br />
<strong>26. Integrity</strong></p>
<blockquote>
<ul>
<li>Do what you say you&#8217;ll do</li>
<li>100% of the time</li>
<li>Know what you believe and stand for it</li>
<li>Be a living example</li>
<li>Do as I do, not just as I say</li>
<li>If I say I&#8217;ll be there, I&#8217;ll be there</li>
</ul>
</blockquote>
<p><strong>27. Motivating and Rewarding Colleagues</strong> <img src="http://img.photobucket.com/albums/v326/rasyidin/slap.gif" alt="" /></p>
<blockquote>
<ul>
<li>Recognition is number 1 with most people</li>
<li>Perks are nice</li>
<li>Take a personal interest in what they like</li>
</ul>
</blockquote>
<p><strong>28. Time Management Tips</strong></p>
<blockquote>
<ul>
<li>Touch things once and only once</li>
<li>Use checklists, but prioritize daily (or more)</li>
<li>Enough sleep is key &#8211; read Power Sleep</li>
<li>Don&#8217;t waste time (i.e. TV/Sinetron)<br />
5. Carry a notes/agenda<br />
6. Stay in the Important/Non-Urgent Box</li>
</ul>
</blockquote>
<p><strong>29. Achieving Balance</strong></p>
<blockquote>
<ul>
<li>1. Pace</li>
<li>1. Work at a pace that is comfortable for you</li>
<li>2. For some, that&#8217;s 30 hours, for others it&#8217;s 80</li>
<li>2. Priority</li>
</ul>
<p>1. Rate your top 3 – family is in there for 95%<br />
2. At the end of your life, will you wish you worked more?<br />
3. Kids want unconditional love, better communication, your time, authentic respect, purpose in life, and physical safety</p>
<ul>
<li>  Purpose</li>
</ul>
<p>1. Where are you headed? What are your goals?<br />
2. Knowing your purpose is key!</p></blockquote>
<p><strong>30. Giving Back</strong></p>
<ul>
<li>1. Forever a Student</li>
<li>2. No deposit, no return</li>
<li>3. It comes back around 10 times over</li>
<li>4. The only way it&#8217;s over is if you give up</li>
<li>5. Push yourself for a breakthrough day</li>
</ul>
<p>Thats&#8217;s all..<br />
So, are you ready to jump ??</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wikusuryomurti.com/making-differences-every-day/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

